Pementasan Teater KOMSAN :
'Ada Benarnya' - Adaptasi dari naskah 'Wanita Yang Di Selamatkan'
Pontianak, 4 oktober 2025 - Teater KOMSAN IAIN Pontianak sukses menggelar pementasan dengan judul "Ada Benarnya" adaptasi dari naskah "Wanita Yang Di Selamatkan" karya Arthur S. Nalan. Naskah ini bercerita tentang seorang pria bernama Juned yang terjebak diantara hidup dengan damai atau harus memilih tetap tinggal di sebuah organisasi misterius, ia harus memilih antara kesetiaan atau kebebasan yang memicu berbagai macam peristiwa yang dapat membahayakan orang-orang yang di cintainya. Mampukah juned melarikan diri dari takdirnya, atau dia harus terperangkap didalam lingkaran kekerasan dan penghianatan? sebuah kisah tentang penebusan, pengorbanan, dan perjuangan untuk menemukan "kebenaran" di tengah kegelapan.
KOMSAN dikenal dengan karya terater yang memukau, menghadirkan pementasan yang spektakuler dari sebelumnya dengan menghadirkan bentuk panggung yang berbeda dari sebelumnya. Dengan membawakan bentuk panggung 'arena' memberikan experience yang baru bagi penonton. Kali ini juga KOMSAN menghadirkan aktor dan aktris terbaik, dan memberikan pengalaman yang lebih mendalam, penuh emosi serta memberikan sentuhan mendalam.
[refleksi Diri]
Dari pementasan ini (sudut pandang malim) kita belajar bahwa seseorang bisa menyimpan dendam saat mereka dikhianati oleh kebaikan yang selama ini ia percaya. Menyimpan dendam juga bisa membahayakan orang-orang yang berada di sekitarnya, dan bisa memudarkan rasa sabar orang mencintai dan menyayanginya. Dan dari pementasan ini juga (sudut pandang juned) kita belajar bahwa apapun bisa dilakukan, apapun akan ia lakukan saat semua itu menyangkut seseorang yang sangat ia cintai, apapun akan dilakukan akan di perjuangkan selama orang yang ia sayangi bahagia, namun dari sini juga kita belajar bahwa tak semua usaha yang diusahakan akan berbuah manis, terkadang kita terlalu berfokus pada apa yang di kerjakan tanpa tau konsekuensi yang akan didapatkan.
Masih banyak hal yang bisa di petik dari cerita ini, termasuk kasih sayang yang begitu tulus dari pasangan yang ingin hidup dengan kedamaian, pengkhianatan yang berkahir tragis sampai rasa percaya yang di salah gunakan.
[Sesi Wawancara]
Salah satu penonton mengatakan, kalau "kisah yang di hadirkan sangat menyentuh hati apalagi pada adegan terkahir —dimana jamilah dibunuh oleh malim. Saya jadi ikut sedih karna melihat orang disayang terjatuh seperti itu."


Komentar
Posting Komentar