Pentas Teater KOMSAN:

  'Kaya dan Miskin' - Cinta yang Menantang Tradisi Kasta

Pontianak, 3 Desember – Teater KOMSAN IAIN Pontianak kembali hadir dengan pementasan spektakuler dimana naskah ini dibuat oleh Susanto berjudul "Kaya dan Miskin". Drama ini menyajikan kisah cinta yang penuh liku, mengisahkan dua insan dari kasta yang berbeda, yang mencoba melawan tradisi lama yang membelenggu mereka. Apakah cinta sejati mampu menghapus sekat sosial yang diwariskan dari generasi ke generasi?  

KOMSAN yang dikenal dengan karya teatrikalnya yang menyentuh dan berkelas, kali ini menghadirkan pementasan yang lebih megah dari sebelumnya. Dengan melibatkan lebih banyak aktor dan aktris berbakat, teater ini menjanjikan pengalaman yang mendalam, penuh emosi, dan tentunya menyentuh hati. 

[Refleksi Isu Sosial dalam Masyarakat]

Pementasan ini tidak hanya menceritakan cinta yang menembus batas kasta, tetapi juga mencerminkan berbagai isu sosial yang masih relevan di sekitar kita. Ketimpangan ekonomi, prasangka sosial, hingga ketidaksetaraan peluang sering kali menjadi penghalang dalam membangun hubungan antarmanusia. "Kaya dan Miskin" mengajak penonton untuk memikirkan bagaimana stereotip dan aturan sosial sering kali menghalangi kebahagiaan individu.  

Ketua KOMSAN, Nurhikmah, mengatakan, "Pementasan ini lebih dari sekedar hiburan. Kami ingin menggugah penonton untuk melihat bagaimana cinta dan kemanusiaan seharusnya menjadi dasar dalam membangun hubungan, bukan status sosial atau kekayaan."

[Wawancara dengan Pemain dan Penonton]

Salah satu pemeran utama, Sy.imam, yang memerankan tokoh dari kasta rendah, berbagi pengalamannya, "Ini bukan hanya cerita cinta biasa. Saya merasa terhubung dengan karakter ini karena banyak orang di sekitar kita yang mengalami hal serupa—dijudge karena latar belakang mereka. Ini mengajarkan kita bahwa cinta itu universal."

[Lebih Banyak Pemain, Lebih Banyak Kisah yang Hidup]


Yang membuat pementasan ini semakin spesial adalah kehadiran lebih banyak pemain dibandingkan pementasan sebelumnya. Para aktor dan aktris KOMSAN yang sudah menonton memukau penonton dengan penampilan mereka yang mengundang haru, tawa, dan renungan mendalam. Dari adegan romantis yang menggetarkan hati hingga dialog penuh humor yang mengundang gelak tawa, “Kaya dan Miskin” menjadi sajian yang tidak boleh dilewatkan.  

Penampilan luar biasa dari para aktor dan aktris KOMSAN sukses membuat penonton terpukau dan, pada beberapa adegan, tertawa lepas. Salah satu penonton yang hadir, Heny Endang Wahyuni, mengungkapkan, "tapi ini benar-benar melampaui ekspektasi. baru kali ini nonton komsan gak mengecewakan sekali, terutama disetiap adegan ada karya disetiap karakter pemainnya"

[Sutradara Berbicara]
Sutradara "Kaya dan Miskin", Lukman Maulana, menjelaskan proses kreatif di balik pementasan ini. Kami ingin menciptakan harmoni antara unsur drama, komedi, dan pesan moral. Setiap adegan dirancang untuk menggugah pikiran, menggelitik perasaan, dan pastinya membuat penonton menikmati pertunjukan.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:

Instagram : @teater_komsan

Facebook : KOMSAN IAIN PONTIANAK 

Youtube : KOMSAN IAIN PONTIANAK 

Tiktok : teater__komsan

Blog : komsanteater27april.blogspot.com 

KOMSAN IAIN Pontianak adalah unit kegiatan mahasiswa yang fokus pada pengembangan seni teater dan seni lainnya. Dengan sejarah yang kuat dan komitmen untuk menciptakan karya berkualitas, KOMSAN menjadi ruang bagi seniman muda untuk berkembang dan berkontribusi dalam dunia seni pertunjukan.

*[Siaran Pers Akhir]*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Workshop Penyutradaraan Dorong Regenerasi Pegiat Teater di Pontianak

Rapat Anggota Komsan

HUT Komsan (ke-30) IAIN Pontianak